web 2.0
Tampilkan postingan dengan label Nasib Veteran kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasib Veteran kita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 April 2010

Veteran ngamen untuk menyambung hidup

1154531431veteran Untuk lebih menjiwai dahsyatnya Hari Pahlawan itu, saya nongkrong az di depan monitor di kosn yang telah di pasangi TV Tuner. Hampir seluruh stasiun TV menayangkan tentang acara memperingati hari bersejarah ini. Dalam sebuah tayangan saya melihat Presiden kita, Bp. Susilo Bambang Yudhoyono sedang memimpin upacara peringatan hari pahlawan. setelah Upacara selesai, kemudian acara dilanjutkan dengan tabur bunga ditaman makam kalibata. Terlihat Bapa dan Ibu Negara sedang menaburkan bunga dengan penuh haru dan khidmatnya.

Setelah tayangan itu selesai (dan saya belum puas menonton) eh malah dipotong sama para sponsor yang mempromosikan produknya.. tanpa pikir panjang, siSayah langsung saja memindahkan ke chanel yang lain. Chanel terus berganti dan berganti, tapi tiba-tiba. . . . . . . . . .

tangan saya berhenti menekan remote setelah melihat tayangan seorang Kakek Tua yang sedang mengamen menggunakan harmonika usang. terdengar alunan lagu daerah sunda dan lagu Indonesia Raya dia bawakan walau dengan nafas yang kadang tersengal.

meskipun siSayah seorang lelaki tulen, tapi saya juga seorang manusia biasa yang saat melihat tayangan itu, airmata sayapun hampir jatuh. miris saya melihatnya. mungkin andapun akan demikian. Untuk anda ketahui bahwa kakek tua yang sedang mengamen itu adalah Seorang Veteran Angkatan Darat yang dulu ikut berjuang dalam peristiwa Bandung Lautan Api.

Sayang saya tidak dapat menshot gambarnya.. tapi untunglah ada temen-temen yang telah mempostingnya terlebih dahulu di sebuah forum terkenal di negeri ini. Coba anda lihat gambar-gambar dibawah ini :

2916_1142690852192_1375094790_374767_1026281_n

2916_1142690772190_1375094790_374765_872804_n

2916_1142690612186_1375094790_374761_1167349_n

2916_1142690932194_1375094790_374769_4640952_n

Apa yang anda rasakan saat melihat gambar-gambar diatas?? seorang pejuang bangsa yang seharusnya dapat menikmati masa tua nya dengan tentram dan damai, ternyata harus mati-matian mengamen hanya agar asap dapurnya tetap mengepul?

Janganlah kalian menutup mata. hey..!!

Nama pejuang yang terlupakan itu, Pa Icun Rusman namanya…kalau tidak salah beliau sekarang tinggal di kompleks perumahan di daerah cisokan, Bandung. Mungkin masih banyak “Pa Icun-Pa Icun” yang lain yang mungkin nasibnya lebih memprihatinkan lagi??

Dulu, saya percaya benar pasti Pa Icun membela negara ini tanpa rasa Pamrih… tapi apakah pantas balasan ini yang kita berikan kepada orang yang mati-matian memperjuangkan kemerdekaan trus sekarang juga harus mati-matian untuk menyambung hidup?? Apakah ini balasan bangsa yang besar terhadap para pahlawannya?

Pada tayangan di televisi itu Bisa dilihat ternyata Pa Icun juga memiliki Piagam tanda jasa Veteran. tapi saat piagam itu beliau ajukan untuk sekedar mendapatkan biaya kesejahteraan… Apa yang beliau dapatkan?? cuma tiga buah kata yang itu-itu saja, yaitu Pa Icun disuruh “Sabar, sabar dan sabar”.

Semoga Pa SBY selain menabur bunga di taman makam pahlawan.. beliau juga mau berkunjung ke rumah para veteran yang terlantar ini atau paling tidak, beliau lebih memperhatikan nasib para pejuang yang sekarang masih “berjuang” ini.

Post by : http://www.tupaitambun.com
Sumber : http://www.kaskus.us
Re Post: http://www.sayap-internet.blogspot.com

Terimakasih yang sudah ketik ini artikel panjang.
Semoga bermanfaat.
INDONESIA MERDEKA...
blogger-emoticon.blogspot.comblogger-emoticon.blogspot.comblogger-emoticon.blogspot.comblogger-emoticon.blogspot.comblogger-emoticon.blogspot.com

Selasa, 06 April 2010

Veteran kecewa cuma upacara di kuburan


Seorang Veteran Sumsel saat tabur bunga di Taman Makan Ksatria Setra Siguntang Palembang. (foto: dok SI)

MAKASSAR - Sebanyak 50 orang pejuang kemerdekaan yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sulawesi Selatan mendapatkan jamuan makan siang di Hotel Clarion & Entertainment Makassar. Sembari makan siang mereka dihibur lagu-lagu perjuangan.

Seraya menikmati makan siang, para legiun veteran disuguhi lagu-lagu seperti Indonesia Pusaka, Pahlawan Merdeka, Antara Anyer dan Jakarta, Bendera, Jembatan Merah dan beberapa lagu-lagu lainnya.

Bahkan Manager Hotel Clarion & Entertainment Anggiat Sinaga sempat memebuat sebuah puisi khusus bagi para lelaki berusia rata-rata di atas 80 tahun tersebut. Anggiat membacakan sebuah puisi ciptaannya berjudul Laskar Tua Hati yang Menggugah.

Dalam puisi itu, Anggiat menyinggung rendahnya perhatian pemerintah maupun generasi sekarang akan keberadaan para pejuang itu. Dalam sebuah bait berbunyi:

Wahai para penguasa di manakah nuranimu?

Wahai pemilik negeri di manakah cinta kasihmu?

Jangan biarkan para veteran hidup dengan belas kasihan

Jadikan mereka jadi guru bangsa.

Kepada wartawan usai kegiatan, Anggiat mengaku sedih karena rendahnya apresiasi generasi muda Indonesia akan jasa para pahlawan. Menurutnya, para pejuang jangan dibiarkan sendiri menikmati hari tuanya tanpa perhatian berarti dari generasi yang lebih muda.

Anggiat berharap, apa yang dilakukannya dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak. Pasalnya, para legiun veteran itu kata dia, membutuhkan uluran tangan dan perhatian.

Sementara itu, Manager Marketing & Communication Hotel Clarion & Entertainment Sultrayani mengungkapkan, kegiatan semacam ini selalu digelar setiap tahun. Menurutnya, kegiatan hari ini adalah yang ketigakalinya dalam memperingati Hari Pahlawan.

Di lain pihak, Wakil Ketua LVRI Sulsel HMA Syamsuddin berterima kasih atas jamuan dan suguhaan hiburan pihak manajemen. Menurutnya, selain pihak Clarion, tak ada pihak lain yang berupaya memperingati dan memberi arti khusus hari bersejarah itu.

Syamsuddin mengakui pagi harinya sempat menghadiri peringatan Hari Pahlawan Nasional di Taman Makam Pahlawan Panaikang Makassar. Namun menurutnya itu belumlah cukup, karena hanya sebuah rutinitas tahunan saja.

Bahkan respons pemerintah saja kurang, terutama gubernurnya. Hanya rutinitas upacara di Taman Makam Pahlawan saja setiap tahunnya. "Tak ada hal lain yang bisa membuat Kami merasa dihargai," pungkasnya. (fit)

Sumber : http://news.okezone.com

Hik's makin lama saya makin terharu dengan kisah kisah para veteran kita.
Terimakasih Okezone.com yang telah momposting artikel ini.
Semoga bermnfaat.
MERDEKA INDONESIA...
blogger-emoticon.blogspot.comblogger-emoticon.blogspot.comblogger-emoticon.blogspot.comblogger-emoticon.blogspot.comblogger-emoticon.blogspot.com

Pengikut